tentang Tuhan dan racauan gw di pagi hari

you know, kadang terbersit di benak gw, kenapa orang banyakan berdoa di social media ya, di twitter, di facebook, di path, di bla bla bla bla..bukannya minta itu harus langsung sama Tuhan ya?

mungkin karena minta sama Tuhan itu ga langsung tau jawabannya yah?

padahal yah sebenarnya Tuhan itu “bicara” loh sama kita dan langsung kasih jawaban sama apa yang kita minta atau perluin.

Kadang langsung dijawab “Ya”, kadang dijawab “Tidak”, kadang dijawab “Tunggu”

Tuhan “bicara” lewat firman-Nya, lewat ciptaan-ciptannya, lewat bahasa alam, lewat orang-orang yang dikirim-Nya ke kita buat nyampein sesuatu

Sayangnya, hati dan pikiran kita suka ga nyambung sama bahasa Tuhan, kita mengabaikan pertanda, mengabaikan firasat, sibuk mengutuki hal-hal yang tidak sesuai dengan kemauan kita.

Yang paling parah, kita melupakan-Nya..

Bagaimana kita bisa mengerti apa yang dibicarakan-Nya ketika kita melupakan-Nya?

mengabaikan-Nya?

tidak berusaha dekat dengan-Nya

……

gw kadang begitu.

meminta-minta dan berdoa di social media.

padahal tanpa begitupun, gw yakin Tuhan mendengar.

Begitu baiknya mendengar doa-doa gw. Mengabulkannya satu persatu.

Alhamdulillah.

Terimakasih ya Allah. Buat semuanya.

PS : boleh ga ya Allah jodohku dikasih tau biar ga usah pelan-pelan jalannya? kalo GPSnya rusak tolong dia dikasih yang baru biar bisa nemuin arah yang bener..

The Cutest Animated Fictional Characters! *blink*blink*blink* :)

musiquebox:

Boo from Monsters Inc!

Russell from Up!

Bonnie from Toy Story 3!

and of course!

Agnes from Despicable Me!

OMG. WHO WON’T REBLOG THIS?

(Source: randomness-is-epic)

77,320 notes

readmorewikipedia:

Bibliomania is an obsessive–compulsive disorder involving the collecting or hoarding of books to the point where social relations or health are damaged.

Other abnormal behaviours involving books include book-eating (bibliophagy), compulsive book-stealing (bibliokleptomania), and book-burying (bibliotaphy).

152 notes

happy birthday to me :)

yak,kemaren saya berulangtahun yang ke23

old enough? yea

haha,alhamdulillah sudah 23 tahun saya diberi kesempatan untuk menghirup udara dunia yang makin hari makin kotor aja.

saat ulangtahun adalah saat introspeksi diri. kalau dulu, saya mengidentikkan ulangtahun dengan kado, senang2, dsb dll tapi sekarang seiring bertambahnya umur, hal tersebut tidak relevan lagi untuk dilakukan.

serius, angka duapuluhtiga itu gak main2 loh, sebagian besar orang menganggap bahwa usia ini sudah cukup dewasa untuk mengemban tanggungjawab yang besar. saya berdoa semoga usia ini menjadi titik tolak untuk menjadi manusia yang lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak karena setelah saya pikir2, sampai usia 22 tahun 364 hari saya masih sangat “anak-anak”.

anw, menjadi dewasa memang penuh pro-kontra buat saya, mudah2an saya bisa menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih bahagia. amiin.

Ya Allah, saya mohon supaya rahang ini tidak perlu dioperasi. Saya takut.
Saya. Setelah sulit makan beberapa hari.

1 note

so real / surreal

Dari sebuah novel karya Nugroho Nurarifin (2008), halaman 171.

Tokoh utama pria bernama Nugi.

As Nugi said, ” Tiba-tiba gue ingin kehidupan lama gue kembali. Tanpa ada cewek yang selalu ngerecokin gue dengan ketakutan-ketakutan dia. Takut dikhianati, takut dikira orang goblok, takut dirinya gak cukup cantik untuk membuat satu laki-laki setia sampai mati, dan gue gak tahu jutaan ketakutan-ketakutan apa lagi yang riuh bersahutan di kepalanya dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu. Ketakutan-ketakutannya sudah jadi bumerang. Ketakutan-ketakutan itu, yang tadinya dijadikan benteng, sudah balik mengkhianatinya. Wajar. Nggak ada orang yang bisa bahagia karena hidupnya penuh dengan ketakutan. Hidup melawan realita seperti itu hanya memancing kenyataan untuk membalas dengan lebih keji. Kadang sangat sakit, tetapi itu konsekuensi yang secara gak sadar dia sendiri yang mengundangnya. “

Jleb!

Please don’t try so hard to say goodbye
She Will be Loved - Maroon 5

what’s wrong with these guys?

saya pernah dengar cerita, ada seorang cewek, katakanlah cewek ini menjalin hubungan cukup dekat dengan seorang cowok, cukup dekat hingga obrolan sudah mengarah ke hal-hal yang berbau “perkawinan”. sampai suatu ketika, cowok ini bilang ke ceweknya, dengan kata-kata yang kurang lebih seperti ini :

"gue, kalo udah nikah sama lo, bakal gw brentiin lo dari PNS"

ps: si cowok ini kerjaannya udah tergolong mapan sih.

WHAT THE IH?!!!!!

saya aja yang denger kaget, apalagi yang dibilangin langsung kayak gitu.

akhirnya si cewek bilang gini :

"ah, kalo kayak gini,aku mikir2 lagi ah sama dia. dia gak menghargai aktualisasi diri aku, belum nikah aja udah ngomong kayak gitu,apalagi udah nikah”

terus, saya pernah baca lagi di sebuah majalah, tepatnya di rubrik konsultasi perkawinan, yang konsultasi sih istrinya, dia kerja jadi teller di sebuah bank BUMN, terus suaminya kerja apaaa gitu, lupa tapi keknya lebih tinggi posisinya dibandingkan si istri.

si suami ngomong gini :

"halah, kerjaan kamu sih gak ada gunanya, ngapain kerja? "

WHAT THE IH KUADRAT?!!!!

em, saya emang gak ngerti sih kalo udah nikah tuh pembagian perannya kayak gimana, tapi sangat disayangkan ya ada cowok yang kayak gitu, membatasi peran istrinya untuk berkarya di luar rumah. toh, urusan mengurus anak dan rumahtangga juga gak hanya dibebankan sama istri kan?

menurut saya, selama si istri bisa membagi waktu dengan baik untuk mengurus anak dan rumahtangga, gak masalah tuh si istri kerja di luar.

memang, istri gak diwajibkan mencari nafkah, tapi apa salah istri bekerja untuk menyokong pendapatan suami. kadang-kadang, bekerja juga tidak semata-mata untuk mencari uang, kadang lebih kepada pemenuhan passion atau minat sama bidang tertentu.

TAPI,

memang, balik lagi ke orangnya masing-masing, saya rasa kalo suaminya cukup percaya sama istrinya dan pede sama dirinya sendiri, dia gak bakal tuh melarang si istrinya kerja dengan alasan klise “NANTI ANAK SAMA SUAMI GAK KEURUS”. hey, wanita itu terkenal bisa multitasking, dan wanita yang lo pilih itu bukan wanita yang sembarangan.(saya jadi emosi sendiri, masih ada ya cowok2 yang ngerasa superior kayak gitu?). istrinya juga harus sadar kodrat, dengan kepercayaan yang diberikan sama suami untuk bekerja, berarti urusan anak sama rumahtangga juga diurus dengan perhatian yang sama bagusnya.

well, saya tau, ini pendapat orang awam sih ya, yang ga tau apa-apa soal pembagian peran. yang saya pengen sih saya dijauhkan dari tipe cowok seperti dua contoh diatas.

shoo~~ shoo~~

penasaran #2

waktu kita masih jauh,
aku menghindari setiap ada kamu,
karena kamu waktu itu bukan milikku,
rasanya ngga enak dengan sahabatku,
jadi maaf kalau gerak gerikku canggung,
maaf kalau omonganku waktu itu ga nyambung,
karena grogi yang keluar dari mulutku,
ucapan yang membuatmu menjadi bingung,
tapi lalu hari haripun berlalu,
kamu mulai sedikit terbuka padaku,
seratus enam puluh karakter di SMSku,
cukup untuk membuat senyummu selalu baru,
waktu itu aku bilang kepadamu,
jangan main-main dengan perasaanku,
karena kalau aku niat sama kamu,
nanti kamu yang ga akan bisa lepas dariku,

mari kita bicara tentang sebuah rasa
yang kadang bikin gila dan sesak di dalam dada
bahaya bahagia atau dua-duanya
bisa terjadi dari sebuah rasa penasaran

dan kini, kini kita bersatu,
tidak ada lagi yang akan mampu,
mencoba memisahkan aku dan kamu,
disuruh berhenti keduanya tak mau,
lucunya diikatpun ga mau,
status membuat kita menjauh,
kita sudah nyaman dengan keadaan,
karena yang begini lebih membuat deg degan,
coba fikir menurutmu kira kira
kalau kita pacaran kan berubah kan?
kelakuan (kelakuan) nakal kita,
seru serunya kita bercinta,
jangan-jangan ini hanya keadaan,
seperti batman ternyata jebakan,
dan jika pacaran datang kejenuhan,
jangann-jangan ini hanya penasaran,

mari kita bicara tentang sebuah rasa
yang kadang bikin gila dan sesak di dalam dada
bahaya bahagia atau dua-duanya
bisa terjadi dari sebuah rasa penasaran

hehehe.. biar jelas ini aku bikinin list ya..
hal-hal yang bikin aku penasaran..
kita mulai dari atas ya..

kelakuanmu buatku (penasaran)
kisah-kisahmu buatku (penasaran)
satu lagi yang buatku (penasaran)
masa depan bersamamu (o..ow..penasaran)

akhirnya kini kita sepakat,
untuk terus melaju dan berjalan,
biarkan waktu yang akan menjawab,
biarkan hidup yang akan menentukan,
biarlah orang-orang yang penasaran,
biar bingung dengan status hubungan,
kamu dan aku akan terus berlalu,
tapi walaupun ada gonggongan kita tetap berjalan,
hidup ini jangan dibikin susah,
kalau memang masih cinta, ya di jaga.
kalau tidak mau lepas, ya dipegang,
kalau masih ragu ragu, istikoroh,
kulo jangan dianggap bercanda,
jangan selingkuh dianggap becana,
di balik kejadian ada alasan,
berdoalah ini semua untuk kebaikan,

mari kita bicara tentang sebuah rasa
yang kadang bikin gila dan sesak di dalam dada
bahaya bahagia atau dua-duanya
bisa terjadi dari sebuah rasa penasaran

mari mari kita bicara
tentang sebuah rasa
rasa penasaran
bahaya bahagia atau dua-duanya
terjadi dari sebuah penasaran

`Pandji Pragiwaksono feat. Ichsan Akbar`

Taken from Album :You’ll never know when someone comes in and press play on your paused life